Hereditary Explained : Menyebarkan Ketakutan lewat Metafora dan Mitologi

Hereditary  mungkin terlalu membingungkan dan tak jelas bagi sebagian orang. Tapi setidaknya kita semua ketakutan, dan itu semua akan lebih beralasan jika kau mampu memahaminya. Mari kita bahas film ini bersama-sama.

Terlepas dari kesan kuat bahwa Hereditary berhasil membuat semua orang tak nyaman ketika menontonnya, beberapa hal akan terasa mengganjal bagi penonton kritis yang menghendaki kemasukakalan. Bagiku sendiri, Hereditary kadang-kadang tidak terlalu menjelaskan tentang ini itu, bagaimana hal tersebut bisa terjadi, dan bagaimana semua proses ini bisa menjadi satu rangkaian. Kita akan bicara tentang substansial filmnya mulai dari sini. Nak, jika kau belum melihat filmnya, lebih baik berhenti dari sini dan tonton filmnya dahulu. Jika kesan yang sama hadir setelahnya, kau boleh meneruskan membaca ini.

——————————————————————————————————————————————————–

Hereditary sesungguhnya akan terasa lebih jelas jika ditonton ulang, sehingga kau akan cepat mengetahui motif yang memang telah ada sejak diawal. Pertama adalah ketika Annie, sang Ibu, mengetahui bahwa tamu-tamu undangan upacara pemakaman Ibunya, Ellen, yang hampir seluruhnya ia tidak ketahui. Dan adegan zoom in pada simbol Paimon ketka Charlie menatap dingin mayat sang nenek, dengan seseorang dari the cult (aku menyebut ini untuk menamakan sekte gila itu !) yang menatap dari kejauhan tersenyum. Seolah-olah seperti menyampaikan, bahwa penerus Paimon telah siap dan ditangguhkan pada tubuh mungil Charlie, sang anak gadis dari Annie.

 

Charlie is Basically Paimon’s Manifestation

Oke, walaupun belum jelas bagaimana hubungan antara Charlie dan spirit dari Paimon yang di dalam filmnya terwakili oleh cahaya biru memancar yang kadang menyebar, mereka adalah dua entitas yang betul-betul dekat. Apakah Paimon selama ini selalu stand by di dekat dan di sekeliling Charlie, atau berada dalam tubuh Charlie, atau bahkan Charlie sendiri adalah Paimon. Semuanya bisa jadi, dan aku akan coba menjelaskannya, dengan pandanganku sendiri tentunya.

Paimon disana untuk memberi petunjuk Charlie, ia memberikan kedipan cahaya untuk membimbing Charlie keluar rumah ke arah pekarangan di belakang ketika ia melihat neneknya yang sudah meninggal duduk membelakangi disana. Fase-fase ini menciptakan kesan bahwa Paimon ingin menggandeng Charlie untuk bagian yang selanjutnya, bagian yang tak akan pernah ia sadari bahwa dirinya akan menumbal.

Atau mungkin selama ini Paimon telah berada di tubuh Charlie, untuk sementara, sebelum semua yang ada dalam filmnya terjadi. Karena Annie hanya mengijinkan Ibunya untuk dekat dengan sang anak perempuan, Ellen sang Ibu tak punya pilihan, ia semacam menanamkan Paimon disana, bahkan ia menyusuinya dan membuat Charlie menjadi miliknya. Dan Paimon bersemayam disana, ia memberikan pengaruh dan keanehan pada Charlie, memotong kepala burung dan bermain dengan boneka besi kayu. Diam-diam, Paimon dan Ellen mungkin memang memberikan penyakit ‘tidak bisa memakan coklat’ itu kepadanya, agar kematiannya sesuai dengan prosedur dan segalanya yang berhubungan dengan itu. Kematian Charlie seperti sebuah rencana yang hanya menunggu waktu, dengan metode kematian yang tepat (that horrifying decapitation scene), Paimon pergi mencari tubuh yang baru.

Yang mebuatku berpikir bahwa Charlie adalah Paimon himself tentu saja karena bagian paling akhir itu, ketika Joan mengagungkan Peter yang sudah berganti jiwa, dan berkata “Charlie, inilah tubuh barumu !”. Dan disana tidak ada tubuh Charlie tanpa kepala yang direndahkan ke lantai untuk bersujud kepada patung Paimon bersama mayat sang nenek dan sang Ibu. Jadi apakah mungkin Charlie, at the very first place, is Paimon !?

 

Drama’s : The Metaphore, Peter Relationship with His Mother, and Annie deeps regret of her life’s going

Sebagaimana yang telah kusampaikan pada postingan Review tentang film ini sebelumnya, Hereditary akan lebih menenangkan dan tak membuatmu berpikir terlalu jauh untuk mengartikan tiap adegan-adegan tentang mimpi buruk atau kenangan menyeramkan masa lalu, jika kau menganggap itu semua sebagai sebuah metafora.

Mari kita tarik garis, ada banyak adegan yang tiba-tiba muncul, sebagai hal yang tak nyata. Mimpi buruk Annie tentang hampir membakar anaknya sendiri, tentang ia yang tak menginginkan Peter untuk lahir, tentang kepalanya yang dikerubungi oleh semut-semut. Belum lagi adegan mimpi buruk Peter dimana ia merasa sang Ibu seperti mencoba menarik kepalanya putus.

Harus diakui, tidak ada penjelasan yang cukup mengenai kebiasaan sleepwalking Annie yang cenderung ekstrim dan bagaimana hal itu kembali lagi setelah sekian lama hilang. Beberapa teori mengatakan bahwa ia bipolar, sehingga ia sering menyesali keputusannya yang mungkin pada saat itu dirinya lebih dikendalikan oleh dirinya ‘yang lain’.

Hubungan Annie dengan Peter rumit, Peter tidak seperti sesuatu yang bisa dibanggakan sang Ibu. Dan keberadaannya memang dipicu oleh sang nenek yang ingin memiliki cucu. Annie ketakutan ketika sang nenek mencoba posesif terhadap Peter, ia berharap Peter tidak ada, bukan karena dia tidak ingin memilikinya, namun karena sang nenek terlalu ingin memilikinya. Dan mungkin itulah sebabnya pada kejadian mengigau yang telah terjadi pada masa lalu itu, menggambarkan bahwa Annie hampir membakar dirinya. Annie tak bisa menjelaskan apa-apa tentang itu. Dirinya saat tak sadar benar-benar penuh misteri, dan dirinya yang sesungguhnya itu lebih sering mengalami depresi dan penyesalan. Ia mencoba melindungi anak-anaknya namun kenyataannya mungkin malah kontradiktif. Hereditary begitu kuat dalam mengekspos suatu penderitaan batin Annie sebagai Ibu, karena secara hubungan mungkin ia tak benar-benar memiliki anak-anaknya.

Meanwhile, kecelakaan yang membuat Charlie meninggal adalah transisi, level emosi baru yang terbentuk diantara Peter dan Annie. Deep down, Annie menyalahkan Peter, namun ia tak berani mengungkapkan itu, dan Peter-pun tidak pernah meminta maaf atas kecelakaan itu. Adegan makan malam disajikan Ari Laster sang sutradara sebagai salah satu adegan dengan drama yang menusuk. “You don’t speak to your mother like that !”. Lalu tiba-tiba seluruh batin tentang kekesalan yang dipendam Annie terluapkan seluruhnya.

Bagaimana psikologi Annie tertekan dengan menganggap dirinya selalu disalahkan atas hal-hal, dan merasa tak ada orang lain yang menyalahkan diri mereka, sehingga mungkin ia sering menganggap dirinyalah yang memang selalu salah. Ini adalah narasi emosi yang dalam dan berhasil. Annie terlihat tak terlalu waras secara jiwa dan tak stabil, dan latar belakang drama yang dibangun sungguh memberikan itu alasan yang kuat.

Metafora yang terbaring dalam Hereditary juga disiratkan oleh bagaimana penyuntingan dan gerakan kamera yang ada menggambarkan bahwa Keluarga Graham hidup dalam rumah-rumahan yang mereka bangun sendiri. Seperti kehidupan mereka telah tertulis dan terprediksi. Itu adalah perumpamaan kuat dalam menggambarkan ketidakberdayaan mereka, terhadap seluruh circumstances yang tak masuk akal. Kematian Charlie, Annie bertemu Joan, dan Steve yang terbakar. Hidup mereka seperti dikendalikan dan dipermainkan dari jauh oleh sesuatu yang semakin mendekat, sebuah bias yang menggambarkan uncontrolled force. Keluarga Graham tak berkutik terhadap nasib mereka. The Cult telah memantau keluarga mereka sejak lama, dan tidak segan untuk mengorbankan mereka semua.

 

The Confusing Paimon to Peter Procedures

Yes, that is definitely confusing, atau mungkin the main weakness daripada filmnya. Teori muncul karena suatu adegan, namun adegan lain di filmnya seperti me-negasikan teori itu. Prosedur pemindahan badan Paimon kepada Peter adalah sesuatu yang rumit karena filmnya seakan-akan melakukan itu semaunya sendiri, bagaimana dan kapan. Seperti tidak ada SOP dan ini kurang memuaskan bagi penonton yang membutuhkan konklusi dengan penjelasan terstruktur.

Jadi apakah Paimon harus masuk kedalam tubuh seseorang melalui sebuah upacara pemanggilan roh seperti yang dilakukan Joan dan diajarkannya pada Annie. Jika memang begitu mengapa pada bagian akhir, Paimon bisa begitu saja masuk kedalam tubuh Peter ?.

Oke kita telaah satu-satu dulu. Dari yang paling awal. Mungkin cara agar Paimon bisa berpindah badan adalah, badan yang ia semayami terlebih dahulu harus mati. Dan Charlie membayar itu, ia mati dan selagi Paimon menunggu badan baru, the cult mempertemukan Annie dengan Joan dan mengajarinya teknik memanggil roh.

Betul, kita akan membicarakan ini, Joan yang ternyata merupakan tangan kanan daripada Ellen, ia telah mejebak Annie dan itu terlalu jauh, tapi mungkin usahanya sedikit gagal diawal-awal. Ia berbohong tentang cucunya yang mati tenggelam, tentu saja. Ia hanya memperdaya Annie, agar mengikuti apa yang ia lakukan dengan nada prihatin dan penuh pengertian. “She isn’t gone”, katanya kepada Annie. Syaratnya : baca mantra ini, demon spelling dengan bahasa kuno, dan kau harus membacanya dan melakukan ritual itu bersama seluruh keluargamu.

Dan apa yang dilakukan Annie pada malam hari dirumahnya, ia mencoba melantunkan mantra itu, sendirian awalnya, and somehow ia merasa bahwa dirinya berhasil, gelas bergerak. Lihat, disini Joan berbohong lagi, Annie tidak betul-betul harus mengumpulkan keluarganya untuk upacara pemanggilan roh itu. Alasannya ?, tentu saja terlihat, Joan ingin agar Peter ada disana, sehingga roh Paimon bisa berpenetrasi di tubuhnya.

Annie sumringah dan ia membangunkan Steve sang suami dan Peter. Ikuti aku, katanya. Namun Steve jauh lebih waras dan skeptis, ia tidak tertarik dan memaksa Annie untuk menghentikan ritual itu. Peter-pun tidak fokus karena ia kelewat ketakutan. Annie sendirian disana yang benar-benar konsentrasi dan fokus pada upacara itu. Hasilnya ?, tiba-tiba suaranya berubah menjadi Charlie, dan ya !, Paimon gagal memasuki badan Peter, alih-alih kini ia berada di dalam tubuh Annie kadang-kadang (memberi alasan mengapa di bagian akhir-akhir Annie sering terlihat seperti kesurupan setan). Annie kini adalah Paimon dan Charlie.

Dari sini filmnya agak membingungkan untuk diartikan, aku merasa bahwa harusnya Peter tetap harus mengikuti upacara pada adegan selanjutnya agar Paimon bisa memasukinya. Namun itu tidak terjadi, seperti yang kubilang bahwa akhirnya Paimon begitu saja masuk ke tubuh Peter. Walaupun memang benar itu baru bisa terjadi ketika kepala Annie terpenggal diatas loteng, mekanisme berpindah badan ini masih membingungkan.

Yang jelas, dan yang pasti, seluruh keturunan Ellen harus mati terlebih dahulu, dengan kepala terpenggal, mungkin itu adalah pengorbanan yang harus dilakukan. Dan mengapa filmnya disebut sebagai Hereditary atau erat hubungannya dengan garis keturunan. Mungkin itulah kenapa Paimon masih belum bisa menaklukan Peter ketika disekolahan, walaupun hampir berhasil, karena Annie masih hidup saat itu. Entahlah.

 

Other things you may be missing

Beberapa hal yang perlu diketahui mengungkapkan beberapa misteri. Seperti keset di depan flat Joan yang ternyata memang pemberian dari Ellen, ibunya. Dan seketika ia menyadari bahwa Joan bukan benar-benar orang asing. Hal lainnya adalah kuburan Ellen yang rusak dan terindikasi dibobol orang dan menaruh mayatnya diatas loteng rumah Keluarga Graham. Steve, dan barangkali kita menduga bahwa semuanya adalah kelakuan Annie ketika dia tak sadarkan diri ketika tidur, tapi Ari Laster (sutradara kita) menampik itu, mengatakan bahwa seluruh persiapan tentang ini semua dilakukan oleh the cult yang selama ini telah mengawasi rumah mereka tanpa disadari. Mungkin itu yang membuat kamar Ellen terbuka tanpa sebab dan ranjangnya berpindah tempat sendiri.

Hal lain yang masih mengganjalku adalah tentang kematian Steve, hubungan note itu, yang ketika dibakar, awalnya seperti terhubung dengan badan Annie. Namun entah bagaimana caranya, untuk percobaan kedua, note itu terhubung dengan badan Steve dan mematikan melepuhkannya. Aku berasumsi bahwa sekali lagi itu adalah sebuah metafora daripada nasib mereka. Ketika sebuah pencerahan mulai muncul, ketika Annie sudah mulai mengetahui semua motif yang ada, nasibnya seperti sudah tak bisa diubah, Keluarganya tetap akan berakhir.

——————————————————————————————————————————————————————–

Hereditary adalah film tentang tipu muslihat, konspirasi yang apik, dan sekali lagi menunjukkan bahwa horror supernatural yang baik kadang-kadang bisa mengalahkan jumpscare dan karakter-karakter hantu ikonik seacam Valak atau nenek lampir dari Insidious. Ketakutan yang ditawarkan Hereditary lebih hakiki dan ini adalah film yang juga lumayan dalam aspek rasa penasaran. Ini adalah film misteri yang bagus, disamping fakta bahwa ia akan merecokimu dengan perasaan tak nyaman, dan kesimpulan pahit mengetahui bahwa sang iblis dan para antagonis itu, menang pada akhirnya.

Loves movie of Christopher Nolan, Wes Anderson, Alexander Payne, Quentin Tarantino, and Spike Jonze, also Stanley Kubrick